Orang yang lebih menyukai earbud dengan batang, orang yang menginginkan ANC hebat dengan harga di bawah $100, siapa pun yang mencari masa pakai baterai yang sangat baik, dan siapa pun yang menginginkan sepasang earbud serbaguna yang cocok digunakan di gym maupun di kantor harus memilih EarFun Air Pro 4.
Paling mirip dengan: AirPods 4 dengan ANC
EarFun Air Pro 4s adalah pilihan yang tepat sebagai alternatif AirPods yang terjangkau — mereka adalah earbud ANC favorit Mashable dengan harga di bawah $100. Dari segi performa, keduanya akan lebih pas dengan AirPods 4, namun dari segi kesesuaian, keduanya akan lebih mirip dengan AirPods Pro 3, berkat bantalan telinga silikon yang lebih pas di saluran telinga. Sejujurnya, itu adalah nilai tambah – AirPods 4 bisa lebih cocok untuk berbagai bentuk telinga. Selain desainnya, earbud ini memiliki ANC yang sangat canggih dan didukung oleh enam mikrofon internal. Selain itu, ini dapat disesuaikan. Saya tidak bisa mengatakan saya melihat perbedaan besar antara berbagai level, namun tetap saja, saya menghargai fleksibilitas yang ada. Sama seperti Sony XM6 bud, EarFun muncul di Apple dalam hal penyesuaian profil suara, berkat equalizer dan preset khusus. Khusus untuk segi harga, suaranya sangat kuat, jernih, dan dinamis. Mungkin tidak setingkat Apple, tapi juga tidak terlalu jauh. Terakhir, Anda akan mendapatkan masa pakai baterai antara tujuh setengah hingga delapan jam per pengisian daya, ditambah 27 setengah jam tambahan dengan casingnya, menjadikannya pilihan bagus bagi siapa saja yang menggunakan earbud sepanjang waktu dan menghabiskan baterai lebih sering daripada yang mereka inginkan.
Keterjangkauan: Harga earbud ini sudah $79,99, tetapi hampir selalu dijual seharga $62,99, dan terkadang bahkan lebih rendah hingga $53,99.
Apa yang mungkin Anda lewatkan: Meskipun desainnya mirip dengan AirPods, EarFun memilih kontrol sentuh pada earbud ini, yang paling konsisten dan tidak konsisten saat bekerja. Selama pengujian bud, saya akhirnya mematikan kontrol sentuh karena menurut saya agak terlalu membuat frustrasi untuk digunakan. Casingnya juga lebih besar, membuat earbud tidak seportabel AirPods.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.